Monday, July 30, 2018

Asal Mula Bibit Kelengkeng Merah


Bibit Kelengkeng,- Ada satu jenis bibit kelengkeng yang kini mulai banyak digemari di Indonesia, yaitu bibit kelengkeng merah. Bibit kelengkeng merah menjadi populer karena ia memiliki ciri-ciri yang unik sebagai penghasil buah ataupun sebagai tanaman hias. Maka dari itu tak heran jenis bibit kelengkeng yang satu ini kini menjadi incaran para petani buah ataupun pekebun mandiri. Berikut ini beberapa informasi terkait bibit kelengkeng merah.

Bibit Kelengkeng Merah Berasal dari Asia Tenggara

Kelengkeng adalah salah satu tanaman tropis. Karena ia merupakan tanaman tropis maka tak heran jika asalnya adalah daerah tropis seperti Asia Tenggara. Beberapa informasi yang beredar menyebutkan bahwa daerah awal tumbuhnya tanaman ini adalah negara Vietnam. Dari negara tersebut lantas bibit kelengkeng merah menyebar ke segenap negara di Asia Tenggara dan bahkan seluruh dunia.

Cocok Ditanam di Daerah Tropis

Budidaya bibit kelengkeng merah sangat diminati di Indonesia karena habitat hidupnya cocok untuk daerah tropis. Indonesia yang dilewati garis khatulistiwa telah menjadi habitat yang mendukung jenis kelengkeng ini untuk tumbuh subur dan berbuah. Keuntungan beberapa wilayah di Indonesia dalam iklim adalah intensitas sinar matahari yang cukup disertai suhu udara yang mendukung bibit kelengkeng merah untuk hidup dengan normal.

Bukan Hasil Persilangan Melainkan Mutasi Genetik

Salah satu keunikan bibit kelengkeng merah adalah pembentukan jenisnya bukan berasal dari persilangan berbagai jenis tanaman kelengkeng. Kelahiran jenis kelengkeng merah berasal dari mutasi genetik kelengkeng. Mutasi dan pembelahan sel ini lantas menghasilkan jaringan dan organ baru. Hal ini terjadi dalam peristiwa yang disebut bud spot. Yakni perubahan genetik atau mutasi pada sel titik tumbuh pada induk bibit kelengkeng merah. Ini terjadi secara alami karena diakibatkan oleh radiasi sinar kosmis. Perubahan genetik secara alami inilah yang membuat orang tidak takut pada perubahan genetik yang membuat bibit kelengkeng berubah warnanya menjadi merah. Justru perubahan tersebut membuat bibit kelengkeng jenis baru ini semakin unggul dan berbuah manis.

Saturday, July 28, 2018

Menanam Bibit Kelengkeng Dalam Pot


Bibit Kelengkeng,- Membudidyakan bibit kelengkeng membutuhkan beberapa jenis tanah yang bisa menopang pertumbuhannya. Pertumbuhan bibit kelengkeng akan lebih baik jika ditopang oleh jenis tanah yang cocok. Karena bibit kelengkeng adalah jenis tanaman tropis, maka jenis tanah dari dataran tropislah yang akan lebih cocok untuk menopang pertumbuhannya. Oleh karena itu jika kamu merasa tanah di daerahmu kurang cocok untuk habitat hidup bibit kelengkeng kamu bisa menanamnya dalam pot saja dulu. Inilah beberapa racikan yang bisa dibuat untuk ditaruh dalam pot tanam bibit kelengkeng.

Jenis Tanah Liat Biasa

Inilah jenis tanah yang banyak sekali terdapat di Indonesia. Jenis tanah liat biasa warnanya cenderung hitam. Sehingga akan mudah didapat di lingkungan kebanyakan orang Indonesia. Janis tanah ini biasanya banyak terdapat unsur hara yang akan baik untuk menopang pertumbuhan bibit kelengkeng. Dengan menempatkannya pada pot, maka kamu bisa menjamin pertumbuhan bibit kelengkeng tetap normal dan terpenuhi kebutuhannya.

Jenis Tanah Liat Berpasir

Jenis tanah ini cukup banyak juga terdapat di Indoneisa. Biasanya tanah jenis liat berpassir ini masuk dalam golongan latosol. Yakni berwarna agak kecoklatan. Dengan kadar liatnya yang rendah, tanah jenis latosol mudah diresapi air. Teksturnya yang lebih terurai cukup memudahkan akar bibit kelengkeng untuk menyerap air dan unsur hara yang ada dalam tanah. Tanah ini sangat direkomendasikan karena sangat cocok untuk habitat hidup bibit kelengkeng.

Tanah Liat Bercampur Kompos

Untuk racikan tanah berikut ini sebenarnya bisa ditemukan di mana saja. Karena racikan tanah ini bisa dibuat dengan mencampurkan tanah liat atau tanah hitam di kebanyakan dataran Indonesia dengan pupuk kompos. Kegunaan kompos di sini sangat penting karena menjadi bagian tanah yang akan memenuhi kebutuhan unsur hara jika jenis tanahnya tidak cukup banyak terdapat haranya. Karena itu, memberikan pupuk kompos akan sangat membeantu tiap bibit kelengkeng yang akan dibudidayakan dalam pot. Dengan begitu perkembangan bibit kelengkeng akan terjamin secara baik hingga dewasa meskipun akan dipindahkan ke lahan terbuka.

Macam Tanah untuk Budidaya Bibit Kelengkeng


Bibit Kelengkeng,- Memperhatikan jenis tanah untuk budidaya bibit kelengkeng menjadi penting sebab sangat berpengaruh atas pertumbuhan kelengkeng kedepannya. Memiliki jenis tanah yang cocok dengan bibit kelengkeng menjadi sangat penting karena menentukan mati-hidup bibit kelengkeng. Kesuburan bibit kelengkeng juga seringkali ditopang oleh jenis tanah tertentu. Dalam taraf yang lebih jauh, jenis tanah ini akan berdampak pada waktu berbuah dan kualitas buah yang dihasilkan. Satu hal yang mesti dihindari dari bertanam kelengkeng adalah jenis tanah liat berat. Jenis tanah ini sangat dihindari karena dapat mengganggu pertumbuhan dari akar bibit kelengkeng. Berikut ini beberapa alternatif yang bisa digunakan untuk bertanam bibit kelengkeng.

Jenis Tanah Liat Biasa

Jenis tanah ini telah ada di banyak pulau seluruh Indonesia. Jenis tanah liat biasa cocok untuk menanam bibit kelengkeng karena menyediakan unsur hara yang cukup bagi pertumbuhan bibit hingga dewasa. Keutamaan lain dari jenis tanah liat biasa adalah mampu menjadi lahan yang cocok agar akar bibit kelengkeng bisa berkembang dan menyerap sari makanan secara maksimal. Oleh karena itu jenis tanah ini sangat direkomendasikan jika ingin bertanam bibit kelengkeng.

Bibit Kelengkeng Cocok dengan Jenis Tanah Andosol

Tanah andosol adalah jenis tanah yang biasanya berwarna gelap kecoklatan. Jenis tanah ini sangat subur karena berasal dari gunung berapi. Jenis tanah ini mengandung kadar organik tinggi sehingga cukup licin jika dipegang dengan tanah. Secara tekstur tanah andosol akan terasa seperti percampuran antara tanah liat dengan pasir. Sehingga menjadi cukup cocok untuk pertumbuhan bibit kelengkeng sehingga pertumbuhan dan cengkeraman akarnya bisa mudah menyebar dan tetap terjaga.

Jenis Tanah Latosol

Terakhir unutk jenis tanah yang bisa ditanami bibit kelengkeng adalah jenis tanah latosol. Untuk jenis tanah ini sebenarnya cukup khas dengan Indonesia yang berada di zona khatulistiwa. Warna tanah latosol biasanya agak kemerahan. Jenis tanah ini hanya sedikit mengandung liat, sehingga secara tekstur cukup rapuh dan mudah diresapi air.

Kelengkeng Merah Yang Memesona

Kelengkeng Merah Sebagai Tanaman Hobi Bibit Kelengkeng,- Tidak semua orang bercocok atau bertanam untuk kebutuhan produksi. Beberapa or...